Haiiiiiiiiii...................................Happy Nu Year 2011!!!
Telad yah?
Hahahahahaha.... Lebih baik daripada tidak sama sekali kan?
Harusnya dah mulai posting sejak tgl 1 kemaren, tapi karna modemku gk bisa2 konek, & d kantor jg lumayan sibuk, akhirnya baru sempat posting skrg.
Semingguan ini emosi naek turun. Banyak hal terjadi.
I have a little problem with MNO. Im not gonna call him that way anymore. At least now. I don't know. I think Im falling out of love.
New year eve, i send him text, he didn't reply, didn't answer my calls. 'Till 3rd January. I don't know what to say to him. He send me text said he's so sory cos he' got drunk. it's depend on me how to judge him...
I said, I don't even know how to judge.Next hour, He call me, saying things like nothing happend.
I just don't know what to say to him.
I don't know him anymore.
Now, he doesn't even text me. But that's ok. I try not to think about it. I will survive. Like always :)
Next thing, tgl 31 lalu, aku sama bosku ngomongin (curhat2n) masalah kantor, setelah makan bersama karyawan2 di Marem. Masalah karyawan2 dll. Yah, ada positifnya, intinya aku dapat harapan baru biar bisa kerja lebih semangat & ikhlas di kantor. Beliau juga ngerti keadaanku yang kadang2 kurang menyenangkan di kantor. Yah pokoknya dapat kekuatan baru dalam bekerja. Motivasi biar jadi lebih baik. Kita jg ngomongin ketertarikan beliau mengajak Okta gabung di Gapura. Mmg sedikit beresiko, karena dulu okta pernah kecewa dgn beliau karena bu Tia ingin berhenti. Tapi setelah liat Okta masuk melamar, dia gk jadi berhenti... Kita jg ngomongin ttg masa depan perusahaan. Beliau percaya ma aq, mw ngirim Q training ke Jakarta, tapi aq menolak karena aq gk mau ada yg berprasangka buruk sama Q.
Malam tahun baru aku m Okta ngobrol mpe pagi. Lumayan, banyak hal yg di obrolin, aq jadi tau klo ternyata dia khawartir ttng aku. soalnya aq setipe ma dia klo stres. Hehehehe.. Sekarang aku hati2 klo ngomongin kerjaan sama Okta. Takut dia kecewa lagi. Dia masih saja menyebutku bodoh; manusia ter"munafik" di dunia, ddl.
I was. I just don't wanna hurt my own feeling by hurting anyone.
Yah... Sebenarnya Q hanya melindungi diriku sendiri. Bukan bermaksud mengalah. Aq hanya tak ingin orang lain memperlakukanku secara tidak baik, makanya aq mencoba sekuat tenaga menerima, mengalah, & diam demi menyenangkan orang lain.
Kalau masalah "munafik" (dalam Al-Qur'an tuh dosa paling besar!!!) ; misalnya karena aq gk mau bikin orang kecewa dengan pendapatku, aku juga sering mengorbankan perasaanku berkata "Im Okay" but the truth is "I'm not Okay" tersenyum tapi menangis dalam hati. Pokoknya apa yang ada di luar sangat bertolak belakang. Itulah yang bikin Q sangat percaya sama kalimat "Don't Judge A Book By Its Cover"
But tahun ini, Q mau lebih jujur pada diriku and orang lain. Apapun akibatnya.
Okay.... Just see what will happen!
See you when I see you
Riryn__
No comments:
Post a Comment